![]() |
Makalah Sistem Koloid |
jadi pada awalnya ada ilmuan berkebangsaan inggris yang bernama thomas graham pada tahun 1861 dengan menguji perbedaan aliran zat terlarut. hingga menemukan koloid. contoh penerapa koloid dalam rumah tangga yang paling sering kita jumpai adalah susu, santan, busa sabun, salad krim, margarine dan lain sebagainya.
Dalam kenyataan,
telah banyak produk industri yang diperlukan dalam kehidupan sekarang ini
berupa koloid, baik sebagai bahan makanan, bahan bangunan, maupun produk –
produk lain. Contoh sistem koloid yang berupa bahan makanan, yaitu susu, mayonaise,
margarine, cream salad, dan jelly. Dalam industri bangunan misalnya cat tembok,
cat kayu, cat besi, lem besi, lem kaca, lem kayu dan lem plastik. Dalam
industri farmasi, contohnya kapsul dari gelatin dan emulsi obat – obatan yang
distabilisasi dengan protein.
Mengapa sistem
koloid digunakan dalam produk industri? Salah satu ciri khas koloid, yaitu
partikel padat dari suatu zat dapat tersuspensi dalam zat lain, terutama dalam
bentuk cairan. Hal ini merupakan dasar dari berbagai hasil industri yang
dibutuhkan manusia.
Penggunaan
koloid juga dapat menghasilkan campuran hasil industri tanpa saling melarutkan
secara homogen. Disamping itu juga bersifat stabil, sehingga dapat digunakan
dalam waktu yang relatif lama. Koloid yang dapat menstabilkan hasil industri
ini dinamakan koloid pelindung. Misalnya, es krim yang ditambah gelatin. Adanya
gelatin dalam es krim menyebabkan es krim tidak cepat meleleh.